Cahaya bulan tampakan wajahnya di tengah rambut,
Ibarat bunga bakung hitam menumpahkan air mata di atas mawar,
Kehalusan, kelembutan, dan keajaiban cinta tak tertangkap nalar,
Siapapun ingin merasakan cinta yang khusus dari sang pemuja,
Maka rendahkan hati serendahnya dihadapan Tuhan.
Cinta yang meletakan pada kerendahan hati,
Akan mampu membimbing untuk mengetahui diri sendiri,
Sehingga sebentuk tulus terlahir mencintai sepenuh hati,
Dari kesabaran yang sudah teruji penuh keyakinan,
Akan mematri sampai kedalam jantung kekasihmu,
Karna apa yang sedang dicari sudah tertemui padanya,
Dan tak akan ada yang memisahkan kecuali masa tiba.
Akan terasa berat sekali airmata bercucuran,
Bila tak ada niatan untuk berserah diri dan pasrah,
Apalagi memohon ampunan kepada Tuhan,
Karna cermin hati sudah dipenuhi debu disekujur bingkainya.
Cahaya bulan yang menyinari dimalam hari,
Tidak akan secantik bidadari yang turun dari langit,
Karna sinarnya tak mampu menerangi kerasnya hati,
Akibat dari kesombongan dan ke-Egois-an diri.
Sikap berbudi luhur menempatkan kearifan diri,
Yang telah merasuk dan terasakan kedalam jiwa,
Maka akan berbuah cinta yang tak terbatas,
Karna aneka warna penglihatan mampu mengungkapkannya,
Dan menguasai yang belum pernah diketahui sebelumnya.
Gemblunk-Nyentriks
0 komentar:
Posting Komentar
hal yang paling kucari adalah persaudara'an dan pengetahuan.
mohon komen di bawah posting suwun