" BABENA AZZAM - ALAM UNIK - ASTOBLOG.BLOGSPOT.COM " Alam Unik : Alam Unik : Alam Unik
http://blokosutoo-alamunik.blogspot.com/

Agustus 10, 2011

Tebing dan Bukit Dikesunyian.

oleh Syswo SyamHita pada 13 Januari 2011 jam 20:26


Senja merah darah pengobat luka pertama
pada perempuan dibenih rindu yang semu

kerinduan perempuan

pada suara hatinya, ia sedang berbicara,

'jauh kusimpan rapat dalam lipatan dadaku, dan

jauh tersembunyi diangkuhnya tebing dari balik bukit,

dan hanya ingin jemput bahagia, digemetar samar bibirku'

namun tebing, dan bukit itu tak pernah mau tahu

kalau aku pernah menabur benih-benih tulus ditubuh mereka

Sekilas senja merah tua diufuk timur kelabu, tenggelam dalam kenangan

dimana lelakinya, berdandan rapi dan wewangian kesturi

terburu-buru mengejar waktu, hendak mengoyak tirai kalbu

karna musim panen tlah tiba bagi para pecinta sunyi!

dengan birahi yang tinggi dan hunus belati menusuk batu

imajinasi adalah suara jiwaku. terbuai bagai melayang memetik bintang

dikubah langit dengan arah terbalik, melahirkan anak kata sungsang

kurebahkan jiwaku, dipemusatan pikiran, logika tak berbanding

disetiap pecahan helaan nafas yang melirih

memenjarakan jiwa dalam sepi sampai membumi

ditubuh pucat pasih dan lemah kian merapuh

gemetaran dan menggigil tubuh, diparuh waktu

Malam gulita, adalah luka kedua

yang ditinggalkan bulan dan bintang

tanpa bisikan pesan rindu ditelinga

namun malam gulita kerap tiupkan seruling yang angkuh

nyaring, dari arah atas tebing dan barisan bukit-bukit

sampai berdenging-denging ditelinga, dan keluar darah!

bersamaan senandung duka, hujan turun deras hujam lantai

menambah kesunyian rasa membiru, dibasuh sepi tak bertepi

pada dingin didinding batu, jam sesaat berhenti, dan mati!

tanpa gemuruh didada dan rasa cemas, pelukis malam memuaskan birahi

mulai menertawakan sebuah mimpi, seperti jahanam disentuh mawar mati

mereka tak perduli pada ikrar janji! apalagi semedi diujung belati

karna pencela slalu berdusta ditangga rumah, serupa buah kuldi

dengan rakus kamu merampas surat perjanjian lama

antara kamu dan Tuhan, sebuah percintaan dengan berhala

mengupas setengah buah kuldi, pemuja ranum payudara

sebagai sesembahan pada kekasih hatimu; yang buta mata

malam gulita, adalah nyawaku

diatas tikar tubuhku menggelepar antara debu dan nafsu

tubuhku membangkai saat menyetubuhi pengantinku

jemarimu begitu lentik menari diatas tebing dan bukit

dan tubuhku melekat didadamu yang basah, karna api unggun

pecinta itu menyunting kekasih hatinya, dimalam gulita!

ia menyematkan cincin ditangkup kedua belah tanganya

sebagai bentuk pengabdian pada mempelai yang dicintainya

namun sebelum berbagi diparaduan, pecinta itu berkata

'duhai belahan hatiku, jangan kamu tuang semua isinya,

karna aku bisa gila, bila kamu tak membagi rata denganku'

kerinduan kita pun tertahan, ditangis pada luka ketiga.

0 komentar:

Posting Komentar

hal yang paling kucari adalah persaudara'an dan pengetahuan.

mohon komen di bawah posting suwun