Seperti kisah cinta untuk Aliniaku..
Seperti kisah cinta untuk Aliniaku
perempuan oase penawar dahaga rindu
turun dari jendela hati yang galau
pintu terbuka diteduh tatap matamu
Aku punya sekarung beras dilumbung padi; untuk kubagikan dengan hatimu
dan sebagian yang baik, kita berikan pada tetangga, katamu pada senja
Aku hanya punya sedikit bunga narsis, untuk kusematkan ditelingamu
tak perlu malu, karna tlah kubuang bulu perindunya, kataku pada malam
Kita tak suka menatap senja, karena cahaya cinta kita tiada disana
tapi aku penyuka semilir angin, dan kau suka dingin menjemput pagi
kita menunggu semburat keemasan sinar matahari selepas embun petang
membakar hangat dan menyengat seluruh badan, karena itu adalah harapan
Aku punya album kenangan, tentang cinta Aliniamu
adalah ibu pikiran, tempat penat menjamah ilusiku
dan aku butuh hanya sedikit isyarat dari igauanmu
sebagi inspirasiku dan pengenang yang pergi berlalu
: Dua bulan sabit dipenantian malam panjang
sebuah gelang melingkar ditangan hampa
ketika aku singgahi hatimu yang meragu
ditepian telaga matamu tampak membiru
Mungkin kita perlu
dan butuh merenda waktu
dimalam yang sama mengharu
duduk sendiri termanggu
lalu tertunduk malu
tanpa berlagu rindu
Kita tatap sendu sajalah, biar makin kacau
Perempuan oase dipadang pasir, oh! cintaku
wajah bulan purnama bermandikan tarian cahaya
pelan-pelan memenggal kepala malam yang gulita
mengabarkan rasa hilang bentuk diufuk kelabu
seperti kisah cintaku, teruntukmu, Aliniaku!
0 komentar:
Posting Komentar
hal yang paling kucari adalah persaudara'an dan pengetahuan.
mohon komen di bawah posting suwun