" BABENA AZZAM - ALAM UNIK - ASTOBLOG.BLOGSPOT.COM " Alam Unik : Alam Unik : Alam Unik
http://blokosutoo-alamunik.blogspot.com/

Juli 16, 2011


KANJENG RATU KIDUL

Keyakinan orang Jawa terhadap Kanjeng Ratu Kidul memang telah berusia panjang. Apalagi bagi masyarakat Jawa pesisir selatan, Kanjeng Ratu Kidul sangat akrab dalam dunia batinnya. Karena itu, berbagai ritual maupun tradisi sering diarahkan untuk memujanya.
Orang Jawa memiliki keyakinan teguh kepada Kanjeng Ratu Kidul sejak Panembahan Senopati melakukan pertemuan mistis dengan Ratu Kidul di Cepuri, Parangkusuma. Hal ini sampai melegitimasi keraton Yogyakarta bahwa Ratu Kidul adalah sosok yang berkekuatan magis yang patut dipuja. Pemujaan oleh keraton Yogyakarta dan Surakarta sebagai trah Mataram adalah dengan melakukan labuhan khususnya pada bulan Sura. Labuhan adalah perwujudan pisungsungkepada Ratu Kidul agar tak mengganggu ketenteraman kerajaan. Sebaliknya, melalui pemujaan tersebut diharapkan Ratu Kidul tetap setia pada kerajaan dan membantu apa yang diinginkan oleh kerajaan.
Ratu Kidul adalah penguasa laut selatan. Karenanya, sepanjang deretan laut selatan, seperti pantai Parangtritis, Baron, Pandansima, Kukup dan sebagainya, sebagai wilayah kerajaan Ratu Kidul. Maka, di daerah Cilacap juga sering dilakukan sedhekah laut, yang intinya juga memberikan pengorbanan kepada Ratu Kidul. Jika tak diberi pisungsung, orang Jawa merasa khawatir jika hidupnya terganggu oleh kekuatan siluman. Apabila Ratu Kidul sebagai penguasa siluman diberi pengorbanan diharapkan membantu hidup orang Jawa.
Sebagian orang Jawa sering juga menyatakan apabila ada kecelakaan yang berhubungan dengan air, misalkan hanyut terbawa banjir, terbawa ombak, dianggap sedang dikersakke(diinginkan) oleh Ratu Kidul. Posisi dan strata sosial Ratu Kidul di atas pemikiran orang Jawa , sehingga dalam segala tindakan orang Jawa memberikan caosan kepada Ratu Kidul.
Ratu Kidul, menurut seorang paranormal yang tinggal di Pleret, Bantul, bukanlah jin atau setan, melainkan Dewa (Twikromo, 2000:56). Dia juga sering menganggap sebagai raja super yang menjadi wakil Illahi. Maka bukan mustahil kalau orang Jawa banyak yang minta berkah kepadanya. Dalam Babad Tanah Jawa dikisahkan bahwa putera kerajaan Pajajaran bernama Dewi Suwidi amat cantik. Dia senang bertapa sehingga banyak jejaka yang ditolaknya. Karena itu, sang raja menjadi marah karena puterinya tak segera menikah. Diusirlah sang Dewi dari kerajaan.
Dewi Suwidi pergi ke Gunung Kombang dan bertapa di situ. Sampai-sampai dia mengubah penampilannya seperti laki-laki. Karena di atas gunung itu terdapat pohon cemara, dia lalu bergelar Ajar Cemara Tunggal. Pada waktu itu ada jejaka bernama Raden Sesuruh yang datang. Jejaka ini diberi wangsit oleh Ajar Cemara Tunggal agar berjalan ke timur, kelak jika menemukan buah kemaja yang pahit, di situ akan membuat kerajaan. Suatu saat Ajar Cemara Tunggal berubah rupa menjadi wanita cantik sehingga Raden Sesuruh jatuh cinta. Namun Sang Dewi menolaknya, dia justru berlari ke laut selatan dan kelak menjadi raja di sana. Akhirnya, dia dikenal sebagai Ratu Kidul hingga sekarang. Meskipun dia tak mau dipersunting oleh Raden Sesuruh, namun dia tetap berniat membantunya. Jika Raden Sesuruh membutuhkan, dia akan membantu apa yang diinginkan.
Dari kisah tersebut tampak bahwa Ratu Kidul memiliki kehebatan tertentu. Dia adalah sosok yang dipuja sejak kerajaan Majapahit belum berdiri, hingga kerajaan Mataram. Keraton Yogyakarta membagi struktur kehidupan menjadi mancapat. Keraton terletak di tengah, sedangkan di sebelah selatan adalah Ratu Kidul, utara adalah Gunung Merapi, sebelah timur Gunung Lawu diperlawankan dengan Kahyangan Dlepih. Keraton sebagai pancer (pusat) selalu melakukan labuhan berupa pisungsung di empat wilayah tersebut. Keempat wilayah itu dipercaya sebagai bagian tak terpisahkan dalam struktur keraton.

0 komentar:

Posting Komentar

hal yang paling kucari adalah persaudara'an dan pengetahuan.

mohon komen di bawah posting suwun